Anda disini : TOP >> Syubhat >> Pernikahan Kontroversial Aisyah ra.
Pernikahan Kontroversial Aisyah ra.

Materi ini juga merupakan masukan dari bpk. Satrio, semoga bermanfaat. Di antara hal yang hendak dibahas adalah berapa usia Aisyah binti Abu Bakar ash Shiddiq ra. ketika menikah dengan Rasulullah SAW. Di beberapa artikel memang saya temukan berbagai kontroversi mengenai usia beliau ra. ketika menikah, ada yang bilang 6 th masuk rumah 9 tahun, ada juga yang berpendapat usia 14, 17, 19 dan 20 tahun. Masing-masing memiliki dalil yang unik dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Ada pula yang membahasnya dari segi asumsi, bahwa pernikahan ini karena maksud politis, membina hubungan dengan ayahnya, karena tidak mungkin pria 52 tahun birahi terhadap seorang anak kecil berusia 6-7 tahun. Mengapa hal ini menjadi pembahasan, karena ini menjadi sasaran tembak bagi mereka yang anti Islam dan umat Islam.

 

Saya juga telah membaca sumber-sumber dari berbahasa Inggris yang menurut saya lebih menarik, karena terdapat bahasan cross literature dengan sumber Yahudi dan Nasrani.

http://www.answering-christianity.com/aisha.htm

Dan saya merasa jawaban di situs itu lebih sesuai dengan jiwa saya yang cenderung menerima apa adanya dalil sejarah terlebih jika dalil tersebut berasal dari hadits yang shahih. Saya ingat komentar para nasrani di situs faithfreedom.com tentang hadits tentang usia ibunda Aisyah ketika menikah dengan Rasulullah, yaitu 6 tahun dan masuk rumah Rasul di usia 9 tahun, ¡ÉImam Bukhari juga manusia, muslim juga manusia.¡É Bayangkan kalau semua orang Islam berfikir demikian bisa dibayangkan apa yang terjadi dunia Islam. Sekian banyak hukum Islam batal atau minimal disejajarkan dengan sekadar wacana hanya dengan ungkapan ¡ÉImam Bukhari juga manusia¡É. Oleh sebab itu walaupun saya sepakat (secara ilmiah) dan menghormati upaya yang diambil saudara-saudara kita yang mencari berapa usia ibunda Aisyah ketika menikah dengan Rasulullah SAW, saya lebih memilih untuk konservatif terhadap dalil yang shahih dan tidak mencari-cari jalan untuk berbeda dengannya. Saya justru akan berusaha untuk sepakat dengan upaya untuk mencari pembenaran baik secara historis, kultural dan kondisional yang ada pada masa Rasulullah SAW. Hal tersebut ternyata telah diwakili oleh tulisan di atas dan saya berdoa agar yang menulisnya mendapat pahala dan kemudahan dalam membela Islam dan ummat Islam, semoga kita semua juga memperolehnya. Amin

Di bawah ini adalah kesimpulan dari tulisan tersebut :

Prophet Muhammad peace be upon him was not a child molester as the haters of Islam claim.  He was a Noble Messenger of God.  Muhammad peace be upon him lived in a society and culture that existed 1400 years ago, and we must not judge what he or others did based on our standards today.  It is wrong and foolish to do so.

Artikel selengkapnya insya Allah akan saya muat di blog saya, dengan keyakinan bahwa beliau yang menulis artikel tersebut berideologi : right to copy, bukan copyright.


Track Back : http://manage.catatanku.com/tb.cgi/65_343_2007_06


Komentar

Judul
Nama Anda
Website



Masukkan kode verifikasi
Profile

Reza Muhammad lahir di Jakarta, 16 Juni 1975. Isteriku bernama Atikah, kami sudah memiliki dua orang Anak Muhammad dan Ibrahim. Saat ini bekerja sebagai Operation Manager di Bank Muamalat Indonesia Cabang Ternate - Maluku Utara. Saya hobi membaca yang dapat mengembangkan diri, keluarga dan umat. Sejak di Ternate Juli 2008 saya mengulangi hobi lama waktu SMP-SMA dulu, kolektor batu mulia (gemstone). Saya amat senang berolah raga terutama bela diri, membaca, menulis dan makan yang banyak dan enak. Saya bisa dihubungi di: oom_guanteng@yahoo.com
Kalender
5 <2007/06> 7
SunMonTueWedThuFriSat
     1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Kategori

Artikel

Komentar

Trackback